Kota dingin Karangkobar

Kota Dingin Karangkobar

Karangkobar adalah sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dan merupakan salah satu wilayah administratif di provinsi ini.

Karangkobar dikenal sebagai salah satu daerah paling rawan longsor di Banjarnegara, bahkan di Jawa Tengah. Pakar geologi UGM, Dwikorita Karnawati, menggariskan kemiringan lereng yang curam, struktur tanah gembur, serta jalur patahan geologi menyebabkan longsor sering terjadi. Bencana tanah longsor besar terjadi di Dusun Jemblung, Desa Sampang, pada Desember 2014 menewaskan lebih dari 102 orang dan meninggalkan 23 orang hilang. Longsor itu juga menimbulkan gangguan akses, seperti longsor terdahulu di desa sekitar yang membuat jalur Pekalongan dan Dieng terputus total.

Pada Mei 2014, pasar tradisional Karangkobar terbakar hebat, menghancurkan antara 600 hingga 700 petak los kios dan emperan pedagang. Sebagian area pasar, sekitar 30%, betul-betul hancur, terutama los B. Kebakaran tersebut diduga berasal dari kebocoran gas elpiji di salah satu gerobak pedagang makanan.

Setahun setelah kebakaran, pada awal bulan Juni 2015, pemerintah Kabupaten Banjarnegara memulai proses pembangunan kembali Pasar Karangkobar. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Amirso Desirto dan Wakil Bupati Hadi Jumadi. Nilai proyek sekitar 6,3 miliar rupiah. Tender dari perkiraan awal namun DPRD menekankan pentingnya kualitas dan pengawasan agar pembangunan tidak asal-asalan.

Di balik segala tantangan, Karangkobar memiliki potensi alam yang menarik. Pemandangan dataran tinggi Pegunungan Serayu, kawasan ini serta keindahan alam perbukitan menjadi daya tarik wisatawan. Hotel Intan Jaya yang berada di Karangkobar adalah contoh usaha lokal yang memanfaatkan panorama tersebut dengan harga terjangkau, fasilitas lengkap, dan memberi peluang kerja untuk warga setempat. Peluang usaha lain juga menjanjikan, terutama dekat lokasi wisata, warung makan, dan kerajinan tangan, oleh-oleh produk lokal seperti kopi, teh, atau keripik. Program mingguan layanan digital dan pelatihan kerajinan bagi penduduk setempat.

Kecamatan Karangkobar menyimpan kisah pilu sekaligus sisi sisi memiliki potensi wisata yang menawarkan serta peluang penguatan ekonomi lokal. Di sisi lain, menghadapi tantangan resiko besar, resiko bencana alam dan kerusakan infrastruktur. Namun melalui upaya pemulihan dan pemberdayaan, Karangkobar menunjukkan semangat kebangkitan yang kuat.

Penulis : Muhammad Fawwaz Fa 
Editor : Gemar Baca/GB

Comments